Laporan kegiatan selengkapnya dapat di download disini

Setelah melakukan Assessment, maka O&M team melakukan training selama 2 hari 29-30 Agustus 2008 bagi para calon pengelola air di lingkungan perumahan bantuan dari Australian Red Cross.

Training yang diberikan meliputi :

  1. Tata laksana Organisasi, Manajemen, pembagian tugas
  2. Training Teknis, pengoperasian dan pemeliharaan aset
  3. Penentuan Tarif
  4. Pembukuan sederhana

Materi dan cara penyampaian telah disesuaikan sedemikian rupa sehingga bisa diserap oleh masyarakat calon pengelola yang berasal dari penduduk yang direlokasi dari wilayah kabupaten Aceh Jaya.

Selanjutnya setelah acara training 2 hari, O&M Team akan melakukan pendampingan selama 3 bulan sejak dimulainya pengelola air ini bekerja.

Setelah pulang dari memberi Training O&M di Calang, Australian REd Cross (ARC) yang membangun rumah di kawasan Ladong, berniat membentuk pengelola air bersih berbasis masyarakat.

O&M team dengan bendera CAP memulainya dengan melakukan Assessment, berikut hasil awalnya

ASSESSMENT KOMITE AIR LADONG
No Assesment umum Keterangan
1 Telah tersedia 2 bak resovoir induk Volume = 60 m3
2 Jumlah rumah yang tersedia 166 unit rumah
3 Jumlah rumah yang telah ditempati Tidak ada informasi
5 Pompa masih tergantung kepada genset karena tidak adanya listrik Max = 4 jam/hari
6 Masyarakat pada umumnya tidak mempunyai kegiatan/kerja Punya waktu untuk training
karena umumnya relokasi dari tempat asalnya dan jauh
dari pekerjaa
7 Operasional pompa selama ini hanya diserahkan kepada petugas Pak Odi
8 Belum ada komite -
9 Setiap rumah mempunyai bak penampung air volume 550 Liter
11 Debit air distribusi belum diketahui
12 Bak penampung air dirumah juga menampung air hujan
13 Tidak ada Hydrant umum -
14 Distribusi air Gravitasi
15 Tekanan air untuk distribusi air baik
16 Belum serah terima pekerjaan baik
17 Kontinyunitas distribusi air kurang
18 Debit air distribusi kerumah belum diketahui -
19 Pipa distribusi air dari resevoir ke rumah 2” lihat gambar
20 Jarak distribusi air kerumah paling jauh (Hub.debit) lihat gambar
21 Perlunya pemahaman tentang penghematan air -
1 Fasilitas Sumur bor
- Sumber air baik
- sumur bor tersedia 2 titik baik
2 ketersediaan atau kontinyunitas sumber air Pompa
- Eksplorasi air bersih 2 unit
- Pompa sumur bor 2 unit
- Pompa sanyo distribusi 1 unit
3 Genset 1 unit
4 Panel pengatur listrik di resovoir induk masing-masing vol = 550 Liter/rumah
5 Bak penampung air tiap rumah -
Tidak ada water meter
Keluhan
1 Keluhan masyarakat terhadap ketersediaan air kurang distribusi air
2 Adanya keinginan masyarakat untuk mengelola air sendiri partisipatif masyarakat
3 Distribusi air kurang sehingga rumah yang mendapat -
air yang paling bawah dahulu karena keterbatasan
pompa yang mengandal-kan genset


PROYEK DI ACEH JAYA

August 15, 2008

Laporan kegiatan selengkapnya dapat di download disini

KALI ini O&M team GTZ-SLGSR mendapat tantangan melakukan training di 5 sekolah yang dibangun oleh WHH (Welt Hunger Hilfe) sebuah organisasi nirlaba milik pemerintah Jerman, terdapat 5 sekolah masing masing 3 buah sekolah setingkat SMP (Madrasah Tsanawiyah) di Teunom, Panga, Calang, dan 2 sekolah setingkat SD, yaitu di Calang dan Lamno

Kegiatan tersebut berlangsung mulai tanggal 4 hingga 14 Agustus 2008

Oh ya O&M Team GTZ-SLGSR dalam kegiatannya kali ini “memakai” bendera CAP yaitu Yayasan “binaan” GTZ, yang menurunkan personal-personal paling berdedikasi-nya sebanyak 6 orang.

Jadwal yang kita susun adalah mulai dari Calang, lalu kemudian terakhir ke kota Lamno dalam perjalanan pulang kembali ke Banda Aceh.

Kami mengambil jalur darat, Banda Aceh-Calang ditempuh dalam waktu 6 jam, melalui jalan satu-satunya lintas barat yang di beberapa ruas masih dalam pengerjaan proyek “mega” USAID. Dan juga tiga titik penyebrangan melalui “tug boat” alias rakit.

Setibanya di Calang, kami memilih menginap di Hotel Pantai Barat, salah satu Hotel baru yang banyak dipilih oleh orang-orang yang melakukan perjalanan ke Calang.



PROYEK DI SABANG

April 16, 2008

Laporan Kegiatan selengkapnya dapat di download disini

German Red Cross membangun perumahan di beberapa tempat di Pulau We, salah satunya di desa Krueng Raya, SABANG.

Mereka meminta kesediaan O&M team untuk memberikan training kepada calon penghuni rumah di sana. Ada 75 rumah yang dibangun, beserta fasilitas air bersih terpusat bantuan dari American Red Cross, serta sistem sanitasi semi terpusat.

Kegiatan training dilaksanakan pada tanggal 11 hingga 15 April 2008, dengan menurunkan 6 anggota team dibawah manajemen CAP Foundation.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.